Port Forwarding ADSL Modem
Setting Port Forwarding Modem ADSL agar IP Public Speedy menjadi IP WebServer / IP Camera.
Setting Modem ADSL Linksys WAG200G :Pertama, cek Status Modem, sehingga kita tahu IP Public yang diberikan oleh SPEEDY.
Misalnya IP Address adalah : 125.164.75.150
Kita juga bisa tahu berapakah IP Public kita, dengan cara membuka Link Cek IP atau http://whatismyipaddress.com/ atau situs sejenis untuk melihat IP Address dari mana kita browsing.
Selanjutnya kita klik menu “Applications & Gaming” lalu pilih sub menu “Single Port Forwarding“.
Pada Application “HTTP Port 80” di Forward ke IP Address Web Server / IP Camera.
Misalnya IP : 192.168.88.16 (IP local) dan aktifkan tanda checkmark “Enabled“.
Jika kita mengunakan Paket Speedy Office maka kita mendapatkan IP Public Static.
Tetapi jika mengunakan paket Speedy Sosial atau yang lain akan mendapatkan IP Public Dinamis (kalau koneksi Modem ADSL-nya putus dan nyambung lagi akan mendapatkan IP Public yang berbeda).
Jika IP Public kita Dinamis maka kita dapat mengunakan Tool DynDNS.
Cara Setting DynDNS dengan IP Dynamic :1. Masuk ke website www.dyndns.com, lakukan registrasi terlebih dahulu dengan akun email yang valid dan daftarkan sebuah nama host yang kita inginkan (sebagai contoh host yang dibentuk : testipcam.dyndns.info dimana pada saat setting pertama akan terdeteksi IP yang terpakai terakhir)
2. Download DynDns Updater dari website tersebut dan lakukan instalasi di salah satu komputer yang ada terkoneksi ke jaringan. Setelah install, lakukan login dan setting host kita supaya otomatis update.
3. Test run dengan mengetikkan alamat dari host yang didaftarkan. (Untuk contoh host diatas ketikkan: http://testipcam.dyndns.info)
Cara Setting modem merk Sanex :
Buka http://192.168.1.1 (IP Address Modem jika belum diubah), lalu masukkan UserName dan Password. UserName dan password default adalah : admin.
Lalu klik menu Advanced -> Virtual Server -> DMZ Settings, centang pilihan Enable DMZ lalu masukkan alamat IP komputer yang dijadikan server misalnya 192.168.1.2.
Pilih menu Services. Pada menu ini kita mengisikan daftar layanan yang akan dibelokkan ke server kita jika terjadi permintaan / request dari luar. Misalnya jika kita aktifkan layanan Web, maka jika ada permintaan dari luar ke port 80 akan dibelokkan secara otomatis ke server yang telah kita tentukan IP Address nya. Klik tombol "Add" untuk menambahkan layanan.
Sesuaikan pengaturannya misalnya :
Typical Services : WEB (Tipe layanan yang akan di Forward)
Protocol : TCP
WAN Port : 80
Server Host Port : 80
Server IP Address : 192.168.1.2
Jika sudah selesai, klik tombol "OK"
Klik link "Commit/Reboot" untuk me-restart modem.
Dengan demikian maka selesailah langkah pengaturan modem untuk menggunakan IP Public dari Speedy. dan server / ip camera anda bisa diakses dengan menggunakan IP Public yang telah didapatkan.
Cara Setting Modem ADSL TPLink-8817 :
1. Buka http://192.168.1.1 (IP modem ADSL), klik menu Advance Setup, lalu pilih NAT. Pilih Virtual Circuit yang posisi NAT Status-nya Activated (contoh disini dipilih PVC0, jika PVC0 posisinya Deactivated maka bisa dipilih PVC1/2/3)
2. Pilih Single dan klik menu DMZ, pilih Enabled dan isikan IP dari IPCam dan Save.
3. Kembali ke menu NAT, klik menu Virtual Server, pilih Application HTTP_Server (otomatis Start port dan end port = 80), kemudian isikan IP dari IPCam di posisi Local IP Address. Klik tombol Save.
4. Test dengan menggunakan internet explorer dan ketikkan address berikut http://192.168.1.2 (sesuai IP dari IPCam) seharusnya bisa tampil. Test menggunakan IP Public, ketikkan address sesuai IP Public dari Speedy (contoh IP Public adalah 202.162.12.123, maka cukup ketikkan http://202.162.12.123)
Cara Setting Modem D-Link :
Di semua D-Link Broadband Router terdapat fitur yang disebut Virtual Server.
Cara kerja fitur ini cukup sederhana yaitu mem-forward port-port tertentu ke sebuah mesin di jaringan internal kita. Apa bedanya Virtual Server dengan Port Forwarding? Cara kerjanya hampir sama, hanya dengan Port Forwarding kita bisa menggunakan banyak port (misalnya 8000-8010 atau 80,90,100) sedangkan Virtual Server hanya dapat menggunakan 1 port saja (misalnya 8000).
Dalam contoh kali ini, saya akan menggunakan koneksi FirstMedia (Fastnet), DIR-655 sebagai Router dan DCS-6620 sebagai IP Camera-nya.
IP WAN DIR-655 didapat secara dynamic dari ISP, sedangkan IP LAN-nya diset default yaitu 192.168.0.1
Untuk DCS-6620, IP-nya diset ke 192.168.0.80 dengan Subnet Mask : 255.255.255.0, Router (Gateway) dan DNS ke 192.168.0.1, untuk port HTTP dalam contoh ini saya ganti menjadi port 8000 (anda bisa mengganti dengan port berapa saja diatas 1024, asalkan tidak konflik dengan yang sudah ada).
Setelah selesai maka kita set Virtual Server di DIR-655, masukkan IP Camera (192.168.0.80) dan set Public Port ke 8000 dan Private Port ke 8000.
Apa beda Public Port dan Private Port ? Public Port adalah Port yang "terlihat" di internet sedangkan Private Port adalah port Camera itu sendiri (tadi kita menggantinya ke 8000)
Setelah selesai tinggal "Save Settings" dan bila ada perintah "Reboot Now", reboot DIR-655 anda.
Nah sekarang kita cek berapa IP WAN yang didapat (karena IP dari ISP adalah dynamic) : STATUS - DEVICE INFO - IP Address.
Setelah itu kita coba dari koneksi lain, untuk mengakses IP Camera, kita cukup dengan menuliskan alamat di Internet Explorer dengan format : http://A.B.C.D:xxxx dimana A.B.C.D adalah IP WAN yang kita liat dari Status - Device Info tadi dan xxxx adalah Public Port yang kita define di settingan Virtual Server.
Sekian dahulu informasi dari saya, akhir kata saya ucapkan selamat bereksperimen.
Sumber artikel:
http://allaboutit-wr.blogspot.com/2012/05/port-forwarding-adsl-modem.html
Setting Modem ADSL Linksys WAG200G :Pertama, cek Status Modem, sehingga kita tahu IP Public yang diberikan oleh SPEEDY.
Misalnya IP Address adalah : 125.164.75.150
Kita juga bisa tahu berapakah IP Public kita, dengan cara membuka Link Cek IP atau http://whatismyipaddress.com/ atau situs sejenis untuk melihat IP Address dari mana kita browsing.
Selanjutnya kita klik menu “Applications & Gaming” lalu pilih sub menu “Single Port Forwarding“.
Pada Application “HTTP Port 80” di Forward ke IP Address Web Server / IP Camera.
Misalnya IP : 192.168.88.16 (IP local) dan aktifkan tanda checkmark “Enabled“.
Jika kita mengunakan Paket Speedy Office maka kita mendapatkan IP Public Static.
Tetapi jika mengunakan paket Speedy Sosial atau yang lain akan mendapatkan IP Public Dinamis (kalau koneksi Modem ADSL-nya putus dan nyambung lagi akan mendapatkan IP Public yang berbeda).
Jika IP Public kita Dinamis maka kita dapat mengunakan Tool DynDNS.
Cara Setting DynDNS dengan IP Dynamic :1. Masuk ke website www.dyndns.com, lakukan registrasi terlebih dahulu dengan akun email yang valid dan daftarkan sebuah nama host yang kita inginkan (sebagai contoh host yang dibentuk : testipcam.dyndns.info dimana pada saat setting pertama akan terdeteksi IP yang terpakai terakhir)
2. Download DynDns Updater dari website tersebut dan lakukan instalasi di salah satu komputer yang ada terkoneksi ke jaringan. Setelah install, lakukan login dan setting host kita supaya otomatis update.
3. Test run dengan mengetikkan alamat dari host yang didaftarkan. (Untuk contoh host diatas ketikkan: http://testipcam.dyndns.info)
Cara Setting modem merk Sanex :
Buka http://192.168.1.1 (IP Address Modem jika belum diubah), lalu masukkan UserName dan Password. UserName dan password default adalah : admin.
Lalu klik menu Advanced -> Virtual Server -> DMZ Settings, centang pilihan Enable DMZ lalu masukkan alamat IP komputer yang dijadikan server misalnya 192.168.1.2.
Pilih menu Services. Pada menu ini kita mengisikan daftar layanan yang akan dibelokkan ke server kita jika terjadi permintaan / request dari luar. Misalnya jika kita aktifkan layanan Web, maka jika ada permintaan dari luar ke port 80 akan dibelokkan secara otomatis ke server yang telah kita tentukan IP Address nya. Klik tombol "Add" untuk menambahkan layanan.
Sesuaikan pengaturannya misalnya :
Typical Services : WEB (Tipe layanan yang akan di Forward)
Protocol : TCP
WAN Port : 80
Server Host Port : 80
Server IP Address : 192.168.1.2
Jika sudah selesai, klik tombol "OK"
Klik link "Commit/Reboot" untuk me-restart modem.
Dengan demikian maka selesailah langkah pengaturan modem untuk menggunakan IP Public dari Speedy. dan server / ip camera anda bisa diakses dengan menggunakan IP Public yang telah didapatkan.
Cara Setting Modem ADSL TPLink-8817 :
1. Buka http://192.168.1.1 (IP modem ADSL), klik menu Advance Setup, lalu pilih NAT. Pilih Virtual Circuit yang posisi NAT Status-nya Activated (contoh disini dipilih PVC0, jika PVC0 posisinya Deactivated maka bisa dipilih PVC1/2/3)
2. Pilih Single dan klik menu DMZ, pilih Enabled dan isikan IP dari IPCam dan Save.
3. Kembali ke menu NAT, klik menu Virtual Server, pilih Application HTTP_Server (otomatis Start port dan end port = 80), kemudian isikan IP dari IPCam di posisi Local IP Address. Klik tombol Save.
4. Test dengan menggunakan internet explorer dan ketikkan address berikut http://192.168.1.2 (sesuai IP dari IPCam) seharusnya bisa tampil. Test menggunakan IP Public, ketikkan address sesuai IP Public dari Speedy (contoh IP Public adalah 202.162.12.123, maka cukup ketikkan http://202.162.12.123)
Cara Setting Modem D-Link :
Di semua D-Link Broadband Router terdapat fitur yang disebut Virtual Server.
Cara kerja fitur ini cukup sederhana yaitu mem-forward port-port tertentu ke sebuah mesin di jaringan internal kita. Apa bedanya Virtual Server dengan Port Forwarding? Cara kerjanya hampir sama, hanya dengan Port Forwarding kita bisa menggunakan banyak port (misalnya 8000-8010 atau 80,90,100) sedangkan Virtual Server hanya dapat menggunakan 1 port saja (misalnya 8000).
Dalam contoh kali ini, saya akan menggunakan koneksi FirstMedia (Fastnet), DIR-655 sebagai Router dan DCS-6620 sebagai IP Camera-nya.
IP WAN DIR-655 didapat secara dynamic dari ISP, sedangkan IP LAN-nya diset default yaitu 192.168.0.1
Untuk DCS-6620, IP-nya diset ke 192.168.0.80 dengan Subnet Mask : 255.255.255.0, Router (Gateway) dan DNS ke 192.168.0.1, untuk port HTTP dalam contoh ini saya ganti menjadi port 8000 (anda bisa mengganti dengan port berapa saja diatas 1024, asalkan tidak konflik dengan yang sudah ada).
Setelah selesai maka kita set Virtual Server di DIR-655, masukkan IP Camera (192.168.0.80) dan set Public Port ke 8000 dan Private Port ke 8000.
Apa beda Public Port dan Private Port ? Public Port adalah Port yang "terlihat" di internet sedangkan Private Port adalah port Camera itu sendiri (tadi kita menggantinya ke 8000)
Setelah selesai tinggal "Save Settings" dan bila ada perintah "Reboot Now", reboot DIR-655 anda.
Nah sekarang kita cek berapa IP WAN yang didapat (karena IP dari ISP adalah dynamic) : STATUS - DEVICE INFO - IP Address.
Setelah itu kita coba dari koneksi lain, untuk mengakses IP Camera, kita cukup dengan menuliskan alamat di Internet Explorer dengan format : http://A.B.C.D:xxxx dimana A.B.C.D adalah IP WAN yang kita liat dari Status - Device Info tadi dan xxxx adalah Public Port yang kita define di settingan Virtual Server.
Sekian dahulu informasi dari saya, akhir kata saya ucapkan selamat bereksperimen.
Sumber artikel:
http://allaboutit-wr.blogspot.com/2012/05/port-forwarding-adsl-modem.html
Komentar
Posting Komentar